Benda Budaya – Kelewang

Kelewang dikenal sebagai alat senjata tradisional berbentuk parang panjang. Selain menjadi alat pertanian atau perkakas sehari-hari, Kelewang memiliki kaitan yang erat dengan perjuangan rakyat Minang dalam melawan penjajah.

Kelewang menjadi alat senjata mulai pada abad 18 dimana penjajah dari Belanda datang bertujuan untuk menguasai tanah Minang untuk kepentingan licik mereka. Kelewang menjadi pilihan utama oleh masyarakat pada Perang Paderi (1803 – 1838) karena mudah dibuat, ringan dibawa sekaligus efektif untuk pertempuran jarak dekat. Oleh karena itu, Kelewang menjadi simbol yang menampakkan keberanian, keteguhan, dan harga diri masyakarat Minangkabau dalam menjaga tanah mereka.