Benda Budaya – Batu Marmer

Benda ini adalah spesimen batuan Marmer (Marble), sebuah batuan metamorf yang sangat dihargai dan terbentuk dari rekristalisasi batuan karbonat, seperti batu kapur, akibat paparan panas dan tekanan tinggi selama proses geologis. Secara umum, Marmer dikenal luas sebagai jenis batuan yang sangat berharga dan digunakan secara luas dalam seni patung, ukiran arsitektur, dan sebagai bahan bangunan premium, menjadikannya warisan budaya dan ekonomi yang penting.

Secara fisik, batuan ini didominasi oleh warna putih pucat hingga krem, dengan tekstur kristalin yang terlihat jelas dan terasa sedikit kasar saat disentuh. Terdapat bercak yang menonjol berwarna kuning tua atau oranye yang menempel pada salah satu sisi batuan, yang kemungkinan besar disebabkan oleh kandungan mineral oksida besi tertentu atau pengotor alami lainnya yang terperangkap selama proses metamorfosis. Batuan ini berasal dari daerah Surian, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, sebuah wilayah di Pulau Sumatera yang dikenal memiliki formasi geologis kompleks, mengindikasikan aktivitas tektonik dan termal yang kuat di masa lalu.

Penemuan Marmer di kawasan Solok menegaskan bahwa daerah tersebut memiliki sumber daya batuan yang berharga. Permukaan Marmer ini menunjukkan pola interkristalin yang padat dan saling mengunci, mencerminkan proses metamorfosis yang intens yang dialaminya jauh di dalam perut bumi, menjadikannya spesimen yang kuat dan indah.