
Saluang adalah salah satu alat musik tiup tradisional Minangkabau yang mirip bentuknya dengan seruling panjang dan biasanya terbuat dari bambu tipis (bambu talang atau bambu kecil) dengan lubang nada di bagian depan.
Saluang diperkirakan sudah ada sejak ratusan tahun yang lalu, terutama di daerah pedalaman seperti Solok, Sawahlunto, dan Tanah Datar. Memiliki peran budaya yang kuat, Saluang biasanya mengiringi dendang (nyanyian tradisional Minang) seperti dendang saluang atau rabab pasambahan. Dengan suaranya yang sayu, Saluang seringkali melahirkan nuansa melankolis bagi pendengarnya sehingga memiliki kaitan yang erat dengan suasana rindu, kesedihan, dan perpisahan.
