Loading available options...
Overview
- Language:Indonesia
Menara Songket merupakan menara pandang yang dibangun oleh pemerintah daerah di kawasan Seribu Rumah Gadang, tepatnya di Nagari Koto Baru, Kecamatan Sungai Pagu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, sekitar 31 kilometer dari pusat ibu kota kabupaten. Kehadiran menara ini menjadi bagian penting dari pengembangan wisata budaya yang menonjolkan kekayaan arsitektur dan adat Minangkabau yang masih lestari hingga kini.
Menara Songket dibangun dengan tujuan utama memberikan sudut pandang terbaik untuk menikmati panorama ratusan rumah gadang yang tersebar di kawasan Seribu Rumah Gadang. Dari atas menara, wisatawan dapat menyaksikan deretan rumah adat Minangkabau yang masih berfungsi sebagai hunian masyarakat, menjadi bukti nyata bahwa nilai adat dan tradisi tetap bertahan di tengah arus modernisasi.
Tak hanya menyuguhkan pemandangan gonjong-gonjong rumah gadang yang khas, dari puncak Menara Songket pengunjung juga dapat menikmati panorama alam yang memukau, termasuk Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Asia Tenggara yang berdiri megah di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi. Perpaduan lanskap budaya dan alam ini menjadikan Menara Songket sebagai titik strategis untuk menikmati keindahan Solok Selatan dari ketinggian.
Secara arsitektural, Menara Songket memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan tampil unik dengan hiasan ukiran motif tenun songket yang kaya makna. Dominasi warna hitam pada tiang menara serta cokelat gelap pada ukiran kayu menciptakan kesan etnik, tradisional, sekaligus eksotis, menjadikan menara ini ikon visual yang kuat di kawasan Seribu Rumah Gadang.
image source
https://www.antarafoto.com/id/view/1999725/menara-songket-di-solok-selatan
https://www.instagram.com/p/C4VoMK1p3tX/
https://www.instagram.com/p/DIDYp8CyUke/
https://hiling.indozone.id/news/951268507/melihat-cantiknya-seribu-rumah-gadang-dari-menara-viral-di-solok-selatan
https://www.facebook.com/sumbartourism/posts/menara-songket-di-kab-solok-selatan-merupakan-menara-pandang-yang-menyajikan-kei/238385651771942/
Menara Songket dibangun dengan tujuan utama memberikan sudut pandang terbaik untuk menikmati panorama ratusan rumah gadang yang tersebar di kawasan Seribu Rumah Gadang. Dari atas menara, wisatawan dapat menyaksikan deretan rumah adat Minangkabau yang masih berfungsi sebagai hunian masyarakat, menjadi bukti nyata bahwa nilai adat dan tradisi tetap bertahan di tengah arus modernisasi.
Tak hanya menyuguhkan pemandangan gonjong-gonjong rumah gadang yang khas, dari puncak Menara Songket pengunjung juga dapat menikmati panorama alam yang memukau, termasuk Gunung Kerinci, gunung api tertinggi di Asia Tenggara yang berdiri megah di perbatasan Provinsi Sumatera Barat dan Jambi. Perpaduan lanskap budaya dan alam ini menjadikan Menara Songket sebagai titik strategis untuk menikmati keindahan Solok Selatan dari ketinggian.
Secara arsitektural, Menara Songket memiliki ketinggian sekitar 25 meter dan tampil unik dengan hiasan ukiran motif tenun songket yang kaya makna. Dominasi warna hitam pada tiang menara serta cokelat gelap pada ukiran kayu menciptakan kesan etnik, tradisional, sekaligus eksotis, menjadikan menara ini ikon visual yang kuat di kawasan Seribu Rumah Gadang.
image source
https://www.antarafoto.com/id/view/1999725/menara-songket-di-solok-selatan
https://www.instagram.com/p/C4VoMK1p3tX/
https://www.instagram.com/p/DIDYp8CyUke/
https://hiling.indozone.id/news/951268507/melihat-cantiknya-seribu-rumah-gadang-dari-menara-viral-di-solok-selatan
https://www.facebook.com/sumbartourism/posts/menara-songket-di-kab-solok-selatan-merupakan-menara-pandang-yang-menyajikan-kei/238385651771942/
Highlights
- Menara pandang ikonik di kawasan wisata Seribu Rumah Gadang
- Panorama ratusan rumah gadang Minangkabau yang masih difungsikan
- Pemandangan Gunung Kerinci dari ketinggian menara
- Arsitektur unik dengan motif tenun songket bernilai budaya
- Simbol pelestarian adat Minangkabau di tengah modernisasi
- Aktivitas yang dapat dilakukan:
- Naik ke puncak menara untuk menikmati panorama Seribu Rumah Gadang
- Fotografi lanskap budaya dan alam dari ketinggian
- Mengamati langsung rumah gadang yang masih dihuni masyarakat
- Menikmati suasana kawasan wisata budaya Sungai Pagu
- Mengunjungi rumah gadang dan berinteraksi dengan masyarakat setempat
- Akses: Berjarak sekitar 31 km dari pusat Kabupaten Solok Selatan, dapat ditempuh dengan kendaraan roda dua dan roda empat
- Biaya: Umumnya gratis atau dikenakan biaya retribusi ringan
- Waktu terbaik: Pagi atau sore hari untuk pencahayaan terbaik dan udara lebih sejuk
- Fasilitas: Area parkir, jalur menuju menara, dan kawasan wisata Seribu Rumah Gadang
- Tempat ibadah: Tersedia masjid dan fasilitas ibadah di sekitar nagari
Etika Kunjungan
Gunakan pakaian sopan dan tertutup
Hargai waktu salat dan aktivitas jamaah
Membuat keributan
Berfoto di area salat utama tanpa izin
Make enquiry
Have a question before booking? Message us to learn more.
Kamu mungkin suka...
Ngarai Sianok: Surga Lembah Nan Dramatis
Location
Pesona Alam dari Negeri Minangkabau
Menyusuri Lorong Sejarah di Lobang Jepang Bukittinggi
Location
Pesona Alam dari Negeri Minangkabau
Jam Gadang: Ikon Waktu dan Kebanggaan Kota Bukittinggi
Location
Pesona Alam dari Negeri Minangkabau











